Cara Merawat Kompresor Diesel

Cara merawat kompresor diesel meliputi perawatan kompresor setiap hari, periode 500 jam kerja, periode 1000 jam kerja, periode 2000 jam kerja dan periode 3000 jam kerja berdasarkan hour meter operasional kompresor dan yang perlu diperhatikan adalah cara merawat kompresor diesel berbeda dibandingkan perawatan kompresor listrik karena item pemeriksaan tidak sama karena kompresor diesel adalah kompresor bertenaga penggeraknyanya mesin diesel yang memampatkan udara luar menjadi angin bertekanan tinggi.

Pemakaian kompresor diesel bukan diperuntukan untuk utility pabrik sebagai penggerak sistem pneumatic mesin produksi. Kompresor diesel digunakan untuk pemakaian di project / site plant. Bentuk kompresor diesel umumnya portable sehingga mudah dipindahkan.

1. Cara merawat kompresor diesel setiap hari

Pemanasan unit kompresor berikut pengujian operasional kompresor berdurasi sekitar 15 menit. Cek beberapa parameter seperti hourmeter, bahan bakar, temperature, tekanan angin dan kondisi fisik kompresor diesel. Hour meter berfungsi mengetahui jumlah jam kerja kompresor diesel.

Standar temperature mesin diesel sekitar 70⁰C saat operasional menghasilkan tekanan angin kompresor berkisar 70 - 80 Psi.

Bersihkan body kompresor diesel.

cara merawat compressor diesel

2. Cara merawat kompresor diesel setiap 500 jam

Penggantian oli mesin, filter oli mesin, oli kompresor, filter oli kompresor, air radiator dan filter solar.
Bersihkan elemen filter udara
Periksa kondisi accu.

3. Cara merawat kompreseor diesel setiap 1000 jam

Bersihkan bagian luar serta bagian dalam radiator, pelumasan pin per chasis, pembersihan bagian luar oli pendingin dan penggantian speed regulator diapragma.

4. Cara merawat kompresor diesel setiap 2000 jam

Bersihkan bagian dalam tanki bahan bakar, penggantian oli sparator, penggantian pressure regulator, penggantian tabung nylon, pemeriksaan fuel hose.

5. Cara merawat kompresor diesel setiap 3000 jam

Penggantian radiator hose, unloader regulator diapragma, kran diapragma vacuum relief, penggantian oring kran vacuum relief. Cek kondisi rubber hose, cek kran diapragma auto relief, pembersihan kran kupu - kupu (unloader).

Setiap pelaksanaan perawatan berkala kompresor diesel maka sparepart untuk penggantian harus menggunakan sparepart original / direkomendasikan.

Masalahnya membedakan sparepart asli atau sparepart bukan asli tidak mudah. Maintenance harus jeli saat menerima sparepart baru dari pemasok agar mendapatkan barang tepat.

Berikut contoh kasus penggantian oli kompresor diesel berujung masalah terjadi di salah satu industri tempat bekerja penulis dulu:

Oli kompresor sudah disediakan dalam bentuk drum dan sudah dilakukan pemeriksaan user. Pada drum tertempel sticker identitas oli. Penggantian oli kompresor berdasarkan jatuh tempo di interval hour meter. Selesai. Kompresor diesel dibawa ke proyek ditengah laut untuk pekerjaan pembersihan tanker kapal pengangkut minyak bumi milik Pertamina.

Pada separuh pekerjaan proyek sekitar 2 bulan, kompresor diesel tidak bisa dioperasikan karena oli kompresor berubah menjadi lumpur. Selanjutnya kompresor diesel dipulangkan ke pabrik untuk dilakukan pemeriksaan oleh teknisi pembuat kompreser diesel tersebut.

Hasil pemeriksaan dinyatakan beberapa komponen spare part di dalam mesin mengalami kerusakan parah menyebabkan perlu penggantian baru. Kalkulasi akhir, perusahaan harus mengeluarkan biaya besar, setengah harga kompresor diesel baru agar kompresor diesel tersebut kembali normal.

Dari investigasi teknik, diasumsikan bahwa pemakaian oli kompresor bukan oli original / direkomendasikan.

Informasi dari teknisi vendor bahwa oli kompresor original tidak ada dalam kemasan drum tetapi kemasan pail. Informasi ini tidak diketahui bagian pembelian maupun user sehingga bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Kembali ke perawatan kompresor diesel, perawatan peralatan non mesin sebagai pelengkap kompresor diesel dilaksanakan melalui cara dicuci setelah selesai pemakaian untuk menetralisasi pengaruh lingkungan dari tempat proyek seperti kandungan garam laut tertempel pada peralatan tersebut.

Selanjutnya melapisi permukaan peralatan menggunakan cairan kimia khusus seperti rust remover dan juga bisa menggunakan oli agar peralatan tersebut tahan korosif. Beberapa peralatan non mesin perlu dibungkus strech film dilanjutkan penyusunan di keranjang penyimpanan beridentitas dan daftar peralatan tersimpan pada masing - masing keranjang.

Kelebihan dan Kekurangan Kompressor Diesel

Mesin kompresor terbagi 2 jenis yaitu mesin bensin menggunakan bahan bakar bensin dan mesin diesel menggunakan bahan bakar solar. Mesin diesel hanya digunakan untuk kompresor-kompresor ukuran besar dengan tabung besar sedangkan kompresor ukuran kecil menggunakan mesin bensin.

A. Kelebihan Mesin Diesel Dibandingkan Mesin Bensin

Mesin diesel kompresor lebih hemat konsumsi bahan bakar. Tetapi perhitungan biaya bisa sebanding karena mesin diesel kompresor menggunakan bahan bakar solar industri non subsidi. Kecuali menggunaka bahan bakar solar bersubsidi pasti akan hemat biaya.

Mesin diesel mampu menghasilkan tenaga / volume keluaran angin besar sehingga kompresor ukuran tabung besar selalu menggunakan mesin diesel karena proses menggerakan blower kompresor serta mengisi tabung ukuran besar dibutuhkan tenaga besar.

Cara merawat kompresor mesin diesel seperti diuraikan di atas sangat mudah dan sederhana berbeda pada cara merawat kompresor mesin bensin, rumit dan banyak yang harus di cek.

Contoh : perawatan berkala mesin diesel yang perlu di cek hanyalah filter angin, filter bahan bakar, radiator, penggantian oli mesin secara berkala. Sedangkan mesin bensin banyak bagian harus dilakukan pengecekan seperti karburator, filter angin, busi bagian kelistrikan.

Sistem kelistrikan mesin diesel kompresor sangat sederhana bahkan untuk mesin diesel sebagai motor penggerak kompresor tidak ada sistem kelistrikannya karena sistem pembakaran mesin diesel dihasilkan dari bahan bakar diinjeksikan ke ruang pembakaran bersuhu tinggi sehingga bahan bakar akan terbakar dengan sendirinya.

Berbeda dengan mesin bensin, proses pembakaran bahan bakar di dalam ruang pembakaran terkena percikan bunga api dari busi sehingga otomatis membutuhkan sistem kelistrikan.

Mesin diesel tahan air karena mesin diesel memiliki sistem kelistrikan sedikit, berbeda dari mesin bensin lebih sensitif terhadap air karena adanya sistem kelistrikan busi.

Mesin diesel dapat diandalkan karena didesain kontruksi kuat dan kokoh dibandingkan mesin bensin sehingga kekuatan bahan dari mesin diesel sendiri jauh lebih kuat dari mesin bensin.

B. Kekurangan Mesin Diesel Dibandingkan Mesin Bensin

Gas buang mesin diesel terlihat pekat berwarna hitam karena bahan bakar solar mengandung pelumas dan ketika solar terbakar otomatis pelumas tersebut ikut terbakar sehingga menghasilkan asap berwarna hitam pekat.

Mesin diesel memiliki rasio kompresi tinggi menyebabkan timbul getaran lumayan besar. Getaran ini sering menyebakan dudukan mesin kompresor mudah jebol / patah serta membuat tangki bahan bakar mesin diesel kompresor menjadi tidak awet karena sering jebol sehingga harus rajin dikontrol dan dilakukan pengelasan.

Mesin diesel menghasilkan suara keras dan berisik terasa mengganggu apa lagi jika digunakan di malam hari suaranya sangat mengganngu.

Mesin diesel didesain dengan kontruksi kuat dan kokoh, maka ukurannya pun jauh lebih besar padahal dengan kapasitas silinder sama sehingga dengan ukurannya yang besar ini mesin diesel lebih banyak memakan tempat.

Kontruksi mesin diesel harus kuat dan kokoh maka bahan yang digunakan untuk menyusun mesin tersebut juga haruslah kuat dan bagus menyebabkan harga mesin kompresor diesel jauh lebih mahal untuk ukuran dan kapasitas mesin sama

0 Comments