Perawatan Berkala IP CCTV

Apakah perawatan berkala IP CCTV ini diperlukan? Bukankah perawatan berkala IP CCTV adalah free maintenance? Jawabannya apabila ditemukan di area penempatan IP CCTV salah satu dari 3 kondisi yaitu terdapat vibrasi / getaran tinggi akibat proses mesin, terdapat volume debu tinggi hasil proses produksi atau terdapat tingkat korosif tinggi akibat proses kimia produksi maka maka sudah pasti perawatan berkala IP CCTV adalah wajib guna mencegah gangguan kerja IP CCTV dan kerusakan parah.

IP CCTV dirancang mampu mengambil gambar di tempat-tempat ekstrim sehingga IP CCTV harus tahan benturan, kedap air dan memiliki fasilitas infra red serta kemampuan - kemampuan lainnya sebagai kecerdasan buatan sesuai kebutuhan.

Berikut metode perawatan berkala IP CCTV

Perawatan berkala IP CCTV dilaksanakan oleh 2 sampai 3 orang pekerja maintenance meliputi 1 orang mengawasi di depan monitor dan lainnya sebagai pelaksana perawatan berkala kecuali diakses melalui smarphone hanya memerlukan 1 orang.

Interval perawatan berkala IP CCTV dilakukan 2 minggu sekali .

Pastikan sebelum mulai pekerjaan, kondisi power IP CCTV sudah mati menghindari resiko petugas perawatan tersengat aliran listrik.

Bersihkan lensa kamera menggunakan kain majun dan kuas, dilanjutkan pembersihan badan IP CCTV serta periksa ulang kekencangan baut penyangga kamera IP CCTV.

Gunakan electric elevator / tangga untuk mencapai kamera dan perhatikan lingkungan sekitarnya demi keamanan. Bersihkan panel kamera bagian luar dan dalam serta periksa kabel - kabel dan sambungan ke switch hub IP CCTV.

Login ke situs IP CCTV menggunakan alamat IP CCTV ini, masukan username berikut password. Sementara 1 orang lainnya siaga di depan monitor / komputer pemantau IP CCTV.

Hidupkan power kamera. Pastikan indikator switch hub dan indikator panel menyala.

Di monitor komputer akan tertampil gambar area bidikan kamera. Saat gambar jernih, lakukan pengambilan gambar dengan cara print screen selanjutnya dicetak setengah halaman sebagai lampiran report dan dokumentasi, bagian atas halaman berupa screen shoot gambar dan bagian bawah halaman berisi report.

Peralatan perawatan berkala IP CCTV :
  1. Komputer dengan akses internet atau smartphone.
  2. Tangga / electric elevator
  3. Peralatan kerja dan kain majun
  4. Alat Pelindung Diri (APD) seperti full body harnes, safety helmet, safety shoes
  5. Handy Talky (HT) atau sarana komunikasi lainnya.
  6. Kuas1" dan kuas pensil
  7. Form report hasil perawatan berkala IP CCTV
perawatan berkala ip cctv

Perawatan berkala 1 set IP CCTV memerlukan waktu sekitar 1 jam. Jika terdapat 7 set IP CCTV diperlukan waktu perawatan berkala sehari penuh sehingga dalam interval perawatan berkala IP CCTV setiap 2 minggu hanya maksimal 70 set IP CCTV.

Melebihi jumlah 70 set IP CCTV perlu mempertimbangkan penambahan SDM atau peninjauan interval perawatan berkala, apakah dibuat menjadi 2 minggu dengan melihat kondisinya.

Jaringan Internet

Minimal speed 5 Mbps IP Statis (bukan dinamis) agar gambar atau video lancar tanpa buffering dan dapat di akses di luar pabrik misal di kantor pusat diluar kota. Agar mengetahui jaringan internet statis / dinamis, buka saja google dan masukan keyword cek ip saya.

Perbedaan IP CCTV dan CCTV Analog

IP CCTV hanya diakses melalui browser internet dengan alamat tertentu melalui desktop komputer, laptop maupun ponsel. Gambar dari receiver IP camera akan berupa data dan ditransmisikan melalui jaringan internet menggunakan Internet Protocol. Resolusi IP CCTV 10.000 × 20.000 pixel dan menghasilkan gambar maksimal 800 pixel sebagai output videonya.

CCTV analog mengandalkan sinyal analog sebagai media transmisi data video recorder ke penampil utama.

Kualitas gambar terbaik CCTV analog masih kalah dibandingkan kualitas IP CCTV paling rendah sekalipun karena resolusi maksimal kamera CCTV analog belum mencapai setengah megapixel saat ini sedangkan resolusi IP CCTV antara 1 sampai 3 megapixel.

IP CCTV dapat mengambil sudut gambar 2 kali lipat dari CCTV analog.

CCTV analog hanya menyimpan hasil rekaman selama beberapa saat saja sedangkan IP CCTV dapat menyimpan hasil rekaman hingga 30 hari sehingga proses analisa video mudah dilakukan.

CCTV analog terdapat banyak perangkat keras berikut kabel - kabelnya serta kendala konfigurasi DVR dengan setiap CCTV analog terhubung. Sedangkan IP CCTV hanya menyetel switch akan langsung ditransfer ke Network Video Recorder (NVR).

Jenis IP CCTV

Berdasarkan media komunikasi:
Terdapat 2 jenis IP CCTV yaitu IP CCTV menggunakan kabel data dan IP CCTV menggunakan wireless. Penggunaan IP CCTV wireless sangat efisien karena mengurangi pengeluaran anggaran pembelian kabel data dan kabel power.

Berdasarkan sentralisasi:
Terdapat 2 jenis IP CCTV yaitu IP CCTV terpusat dan IP CCTV desentralisasi.
Network Video Recorder (NVR) digunakan pada IP CCTV terpusat untuk merekam video dan pengelolaan alarm / kejadian yang terekam sedangkan IP CCTV desentralisasi tidak memerlukan Network Video Recorder karena menyimpan rekaman langsung di unitnya menggunakan media penyimpanan seperti contohnya SD card.

Kecerdasan Buatan (AI) IP CCTV

IP CCTV mempunyai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sehingga mampu membantu tugas pengawasan dan meningkatkan keamanan. Semakin lengkap kecerdasan buatan IP CCTV maka harganya semakin tinggi. Berikut kecerdasan buatan IP CCTV tersebut:

IP CCTV secara otomatis akan melakukan zoom jika ada gerakan atau melewati "area" yang sudah ditentukan dan akan kembali ke sudut pandang semula jika IP CCTV tidak mendeteksi adanya gerakan. Tinggal seting dalam pengaturan Smart Zoom untuk mengaktifkannya. Dengan smart zoom IP CCTV melihat sebuah kejadian lebih detail dan bisa mengurangi jumlah unit CCTV untuk melakukan pengawasan jarak jauh dan jarak dekat.

IP CCTV memiliki face detection guna membedakan "obyek" gerakan. Ketika ada seseorang melintas, IP CCTV melakukan zoom tepat ke wajah orang tadi dan mengikuti gerakannya. Pada saat yang melintas adalah binatang seperti anjing tidak melakukan zoom dan tracking.

IP CCTV memiliki kemampuan auto tracking smooth dan smart. Tangkapan obyek selalu ditempatkan di tengah - tengah kamera dan mampu mengikuti kecepatan gerakannya. Termasuk semua area yang tertangkap kamera, sekalipun di sudut paling pojok akan menjadi area auto tracking.

IP CCTV memiliki teknologi CDS Sensor dan Image Comparison sebagai smart light control untuk mengatasi masalah pencahayaan minim sampai gelap sehingga membuat hasil kamera tetap tajam, jelas dan tidak kehilangan detail.

IP CCTV memiliki teknologi Mechanical IR Filter sehingga mampu menampilkan gambar cerah dan tajam pada kondisi pencahayaan sangat tinggi

0 Comments