Kumbang Kutu Pada Industri Furniture Dan Cara Cepat Tuntas Mengatasinya

Kumbang kutu dari spesies baru keluarga kumbang pemakan kayu adalah sejenis serangga pemakan kayu baik kayu solid maupun kayu olahan dan menyebabkan kayu berlubang sehingga kumbang kutu merupakan masalah besar yang dihadapi pada industri furniture karena menyebabkan kerusakan bahan utama sampai produk jadi jika dimakan oleh kumbang kutu ini sehingga diperlukan cara sepat tuntas mengatasinya.

Ciri - ciri kumbang kutu:
  • Berwarna hitam gelap
  • Panjang sampai 6 mm
  • Tekstur persegi panjang, 2/3 badan dan 1/3 kepala
  • Membuat lubang pada kayu
  • Dapat berlari cepat seperti semut dan bisa terbang.
Sebenarnya terdapat banyak jenis kumbang dan hama selain kumbang kutu. Contohnya kumbang teter, kumbang penggerek, kumbang sesungut panjang, kumbang liang jarum, kumbang permata, kumbang liang bubuk, kumbang bambu, kumbang deathwatch, kumbang pengebor kayu, kumbang rumah tanduk panjang, kumbang steely blue, rayap dan lebah kayu.

Kita fokus pada kumbang kutu dan cara mengatasinya.

Diperlukan tindakan cepat untuk mengatasi gangguan kumbang kutu agar operasional plant terus berlanjut dan penangannya secara tuntas supaya menghindari kerugian di kemudian hari.

Cara cepat tuntas mengatasi kumbang kutu dan telah terbukti berhasil sampai tidak ditemukan seekor pun kumbang kutu berdasarkan pengalaman nyata di industri furniture:
  1. Identifikasi sumber penyebab kumbang kutu
  2. Fumigasi
  3. Perlindungan material
  4. Partisifasi semua karyawan

1. Identifikasi Sumber Penyebaran Kumbang Kutu

Pastikan bahwa kumbang kutu sudah diketahui sumber penyebarannya.

Ada 2 potensi sumber penyebaran kumbang kutu
  • Dari pemasok material
  • Lingkungan kondusif
Cara mencegah penyebaran dari pemasok material kayu dengan karantina material kayu saat baru tiba. Periksa lebih cermat apakah di material kayu tersebut terdapat binatang dimaksud. Jika ternyata benar ditemukan maka segera sterilkan material dan mengajukan complain kepada pemasok material.

Jika tidak ditemukan seekorpun kumbang kutu maka material kayu aman.

Perhatikan lingkungan kondusif penyebab penyebaran kumbang kutu. Kumbang kutu bisa terbawa oleh bahan kayu non material.

Contoh kasus di salah satu industri furniture di Tangerang dengan lingkungan pabrik luas terdapat banyak angsa dipelihara di area paling belakang pabrik. Kumbang kutu bisa terbawa kedalam pabrik dan bersembunyi dalam makanan angsa seperti dedak.

Oleh sebab itu sebaiknya jangan memelihara unggas dilingkungan pabrik furniture.

2. Fumigasi

Mustahil menangkap satu per satu kumbang kutu oleh tangan manusia karena jumlahnya ribuan ekor kumbang kutu. Paling bisa menangkap beberap ekor saja padahal perkembang - biakan kumbang kutu sangat cepat.

Fumigasi adalah metode pemberantasan hama dengan pengasapan (fogging) menggunakan pestisida atau insektisida.

Fumigasi merupakan cara paling efektif dibanding cara lainnya seperti penyuntikan insektisida kayu dan pelapisan kayu menggunakan bahan insektisida.

Fumigasi terbukti mengatasi wabah nyamuk, tikus dan kecoak. Tetapi metode fogging ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi wabah kumbang kutu secara cepat dan tepat.

Pilih layanan penyedia jasa fumigasi atau pest control terpercaya. Sampaikan bahwa tujuan fumigasi untuk mengatasi kumbang kutu sehingga bahan cairan insektisida sesuai tujuan fogging. Minta garansi bahwa hasil fumigasi efektif dan tidak ditemukan kumbang kutu seekorpun nantinya.

Pelaksanaan fogging diluar jam kerja atau pada hari libur Sabtu atau Minggu. Fogging yang dilakukan ketika jam kerja akan menggangu aktivitas kerja karyawan sehingga kurang disarankan dilakukan pada jam kerja.

Sasaran fogging:
  • Material particle board, kumbang kutu sangat menyukai serbuk kayu dalam bentuk padat, keras dan tidak lembab.
  • Material MDF dan HDF terutama yang telah terdapat lubang dari proses mesin bor, kumbang kutu kesulitan untuk memakan material MDF dan HDF tetapi dapat berkembang biak maupun bersembunyi didalam lubang material tersebut.
  • Material solid, sama seperti particle board sangat disukai kumbang kutu.
  • Area radius 20 meter termasuk gorong - gorong dan got karena kumbang kutu dapat terbang menghindari asap fogging.
Pohon dan tanaman disekitar area tidak perlu dilakukan fogging karena kumbang kutu tidak menyukai kayu yang masih hidup atau lembab kecuali kumbang penggerek kulit kayu.

3. Perlindungan Material

Sekitar 1 jam setelah dilakukan fogging, semua material kayu dilindungi dengan cara dibungkus menggunakan strech film. Kumbang kutu tidak mampu menembus lapisan strech film ini sehingga material terlindungi.

Strech film sifatnya transparan sehingga dapat dilihat apakah material kayu masih terdapat kumbang kutu hidup karena saat dibungkus strech film kumbang kutu tersebut sebenarnya sudah berada didalam material.

Strech film dapat dilepas ketika proses komponen kayu dilanjutkan dan dibungkus lagi strech film saat menjadi WIP.

4. Partisipasi Semua Karyawan

Ketika fogging dan perlindungan material kayu sudah dilakukan maka semua karyawan turut berpartisipasi melakukan pemeriksaan terhadap keberadaan kumbang kutu sambil melakukan aktivitas kerjanya.

Hal ini antisipasi jika hasil fogging belum tuntas masih menyisakan kumbang kutu bersembunyi. Segera laporkan ke PIC biasanya GA untuk dilakukan fogging ulang atas temuan baru adanya kumbang kutu.

0 Comments