Klasifikasi Valve Untuk Migas Dan Industri

Dalam sistem perpipaan fluida, valve adalah elemen kontrol yang fungsi utamanya untuk mengisolasi peralatan dan perpipaan, mengatur aliran, mencegah aliran balik, mengatur dan mengalirkan tekanan.

Valve digunakan untuk mengontrol aliran berbagai jenis cairan seperti udara, air, uap, berbagai media korosif, lumpur, minyak, logam cair dan media radioaktif.

Terdapat banyak ragam valve baik bentuk dan ukurannya yang digunakan pada migas dan industri sehingga hal pertama yang penting untuk diketahui adalah klasifikasi valve berdasarkan beberapa kriteria seperti diuraikan dibawah ini.

Klasifikasi Valve Untuk Migas Dan Industri

A. Berdasarkan cara kerja
  1. Value otomatis yaitu valve yang bekerja sendiri tergantung pada kemampuan medianya sendiri. Contohnya check valve, safety valve, control valve, steam trap valve dan pressure reducer valve.
  2. Valve penggerak yaitu valve yang dioperasikan secara manual, listrik, hydraulic atau pneumatic. Contohnya gate valve, globe valve, throttle valve, butterfly valve, ball valve dan steker valve.
B. Berdasarkan fitur struktural
  1. Bentuk potongan: bagian penutup bergerak di sepanjang bagian tengah dudukan valve.
  2. Bentuk gerbang: bagian penutup bergerak di sepanjang bagian tengah dudukan valve vertikal.
  3. Cock and ball: bagian penutup adalah plunger atau bola yang berputar di sekitar garis tengahnya.
  4. Bentuk ayun: bagian penutup berputar di sekitar poros di luar dudukan valve.
  5. Bentuk cakram: bagian penutup berputar di sekitar poros di dudukan valve.
  6. Bentuk spul: bagian penutup meluncur ke arah tegak lurus terhadap saluran.
C. Berdasarkan tujuan penggunaannya
  1. Braking: digunakan untuk menghidupkan atau mematikan media pipa. Contohnya globe valve, gate valve, ball valve dan butterfly valve.
  2. Non-return: digunakan untuk mencegah aliran balik media. Contohnya check valve.
  3. Penyesuaian: digunakan untuk mengatur tekanan dan aliran media. contohnya control valve dan pressure reducer valve.
  4. Distribusi: digunakan untuk mengubah arah aliran media. Contohnya 3way chicken valve, distribution valve dan spool valve.
  5. Pengaman: ketika tekanan sedang melebihi nilai yang ditentukan, maka valve akan melepaskan media berlebih untuk memastikan keamanan sistem dan peralatan perpipaan. Contohnya safety valve dan accident valve.
  6. Kegunaan khusus lainnya seperti steam trap valve, ventilation valve dan drain Valve.
D. Berdasarkan cara menggerakkan disc pada valve
  1. Manual: digerakkan oleh tenaga manusia dengan bantuan handwheel, handle, lever atau sprocket.
  2. Listrik: digerakkan oleh motor atau perangkat listrik lainnya.
  3. Hydraulic: digerakkan oleh sistem hydraulic (oli).
  4. Pneumatic: digerakkan oleh sistem pneumatik (angin).
E. Berdasarkan tekanannya
  1. Valve vacuum: tekanan absolut < 0,1 Mpa atau 760 mmHg, biasanya dinyatakan dalam kolom air mmHg atau mm.
  2. Valve tekanan rendah yaitu valve dengan pressure nominal (PN) < 1,6 Mpa (termasuk valve baja dengan PN < 1,6 Mpa)
  3. Valve tekanan sedang yaitu Valve dengan pressure nominal PN 2,5 - 6,4 Mpa
  4. Valve tekanan tinggi yaitu Valve dengan pressure nominal PN 10 - 80 Mpa.
  5. Valve tekanan ultra tinggi yaitu valve dengan pressure nominal PN 100 Mpa.
F. Berdasarkan Diameter Nominal (DN)
  1. Valve berdiameter kecil, DN < 40 mm
  2. Valve berdiameter sedang, DN 50 - 300 mm
  3. Valve berdiameter besar, DN 350 - 1200 mm
  4. Valve berdiameter ekstra besar, DN >1400 mm
G. Berdasarkan cara koneksi ke pipa
  1. Valve sambungan flanges, body valve memiliki flanges untuk koneksi ke flanges pipa.
  2. Valve berulir, body valve memiliki ulir internal atau eksternal dan berulir sesuai dengan ulir pipa.
  3. Valve sambungan las, body valve memiliki sambungan las dengan pipa.
  4. Valve sambungan klem, yaitu valve dengan klem pada body valve dan klem yang terhubung ke pipa.
Demikian klasifikasi valve untuk memudahkan ketika akan mengenali jenis valve tertentu dari sekian banyak ragam valve yang berbeda-beda dari bentuk maupun ukurannya.
Umar A
Hi, I'm a production head and currently looking for a job as a production manager for the Tangerang area

Related Posts