Contoh Menjalani Wawancara Kerja

Contoh menjalani suatu wawancara kerja bagi para pencari kerja mulai dari persiapan beberapa hari sampai persiapan 1 hari sebelumnya, bagaimana ketika tiba dilokasi perusahaan, bagaimana menjalani proses wawancara agar sukses, bagaimana metode menjawab pertanyaan terstruktur agar memberikan jawaban terbaik pertanyaan interviewer dan apa tindak lanjut setelah wawancara kerja selesai.

Wawancara kerja bagi pelamar kerja adalah proses lamaran pekerjaan dengan menunjukan kemampuan sebenarnya berdasarkan isi CV serta mengetahui detil pekerjaan guna memastikan apakah pekerjaan dan perusahaan tersebut sesuai harapan.

Wawancara kerja bagi perusahaan adalah proses penerimaan karyawan baru karena karyawan merupakan investasi sehingga akan diketahui apakah kandidat sesuai ekspektasi dan budaya perusahaan.

Pelamar kerja wajib mempersiapkan semua dokumen lamaran kerja secara softcopy sebagai lampiran melamar kerja secara online melalui platform lowongan kerja online seperti jobstreet dan dalam bentuk hardcopy sebagai lampiran melamar kerja offline seperti lowongan kerja di surat kabar dan walk in interview.

baca juga: 5 Dokumen Ini Wajib Disiapkan Untuk Melamar Pekerjaan

Walk in interview adalah wawancara kerja mengisi posisi banyak orang dalam waktu cepat tanpa ada proses perjanjian waktu. Tips aman menjalani walk in interview adalah pastikan kembali waktu dan tempat wawancara kerja, pastikan kredibilitas perusahaan dan pastikan tanpa dipungut biaya.

Kontak Pertama

Pelamar kerja akan dihubungi melalui telepon saja atau telepon berikut email oleh salah satu perusahaan dan memberitahukan jadwal wawancara kerja dalam beberapa hari ke depan sejak tanggal pemberitahuan.

Sering terjadi saat dihubungi pertama kali ini adalah sekaligus bentuk screening awal wawancara kerja jarak jauh dan bisa saja meminta menggunakan video call. Cara menghadapi screening mendadak ini adalah:
  • Serius seperti halnya wawancara kerja tatap muka.
  • Pilih tempat nyaman dan tenang dan pastikan koneksi internet berjalan baik.
  • Berpakaian rapi saat video call tetapi jika belum sempat merapikan diri maka minta izin sebentar mempersiapkan penampilan.
  • Fokus pada 1 layar saat video call.
  • Berikan jawaban jelas, ringkas dan artikulasi baik.
Persiapan beberapa hari menjelang wawancara kerja:
  1. Riset perusahaan
  2. Latihan wawancara kerja
  3. Menyiapkan pertanyaan balik
  4. Perencanaan perjalanan
1. Riset perusahaan

Mencari informasi perusahaan secara spesifik seperti bentuk perusahaan, bagaimana perusahaan berdiri, produk dan kompetitor sebagai bentuk ketertarikan pada perusahaan serta mencari informasi siapa saja interviewernya.

2. Latihan wawancara kerja

Berlatih cara menjawab beberapa kemungkinan pertanyaan interviewer sekaligus merekam jawabannya sebagai evaluasi.

baca juga: Contoh Pertanyaan Berikut Jawaban Antara Perekrut dan Pelamar Kerja

3. Menyiapkan pertanyaan balik

Pertanyaan balik saat wawancara kerja sebagai evaluasi terhadap perusahaan dan sebagai bukti ketertarikan terhadap perusahaan. Ambil contoh pertanyaan seputar kultur perusahaan, kriteria kandidat perusahaan tersebut dan target perusahaan

4. Perencanaan perjalanan

Terlambat wawancara kerja akan memberikan kesan kurang baik sehingga buat rencana perjalanan menuju lokasi agar datang tepat waktu dan bila perlu melakukan simulasi melakukan perjalanan menuju lokasi di hari sebelumnya memastikan perjalanan sesuai rencana. Perjalanan menuju lokasi bisa juga menggunakan jasa transportasi Gojek atau Grab sehingga lebih banyak fokus tidak terganggu akibat suasana perjalanan.

Persiapan 1 hari menjelang wawancara kerja:
  1. Tidur cukup karena kurang tidur menyebabkan kurang fokus dan kurang siap.
  2. Tetap tenang dan hindari persiapan berlebihan karena akan membuat over thinking
  3. Siapkan hardcopy CV dan dokumen lainnya walaupun interviewer tidak memintanya
  4. Persiapkan pakaian layak wawancara kerja
Wawancara kerja:
  • Datang minimal 15 menit lebih awal.
  • Proses penilaian dimulai saat memasuki lokasi wawancara sehingga pastikan tidak melakukan kesibukan diluar kepentingan wawancara serta matikan handphone
  • Pergi ke toilet sebelum masuk ruangan wawancara dan pastikan penampilan sudah rapi
  • Berikan kesan 90 detik pertama dengan menyapa lebih dulu interviewer secara profesional diikuti menjabat tangan serta tunggu sampai dipersilakan duduk
Biasanya perusahaan akan menghubungi semua kandidat untuk hadir mengikuti proses seleksi penerimaan karyawan baru dan akan dilakukan absensi serta pemberitahuan secara umum tata cara proses wawancara kerja ini disamping pengisian formulir data diri para kandidat.

contoh menjalani wawancara kerja

Setelah proses melengkapi data diri, dilanjutkan psikotes sebelum mulai wawancara kerja. Terdapat banyak jenis psikotes lamaran kerja diantaranya DISC, logika aritmatika, wartegg, analog verbal, DAM, EPPS, kraeplien atau pauli, AAI, spasial, personal preference schedule, baum dan HTP. Contohnya DISC psikotes, tes ini dilakukan untuk mengetahui kepribadian pelamar kerja agar mendapatkan kepribadian sesuai ekspektasi dan kultur perusahaan.

baca juga: Mengetahui Kepribadian Dominance Influence Steadiness Compliance dalam DISC Psikotes

Berikutnya masuk acara inti yaitu proses wawancara kerja dengan HR perusahaan, user dan manajemen / direksi / owner. Terdapat 2 metode wawancara kerja yaitu:
  1. Wawancara kerja individu secara bertahap
  2. Wawancara kerja berkelompok
1. Wawancara kerja individu secara bertahap

HR perusahaan akan memvalidasi CV, data diri dan hasil psikotes dalam bentuk interview pendahuluan (interview tahap 1) sebelum wawancara kerja berikutnya dengan user (interview tahap 2) dan manajemen (interview tahap 3). Metode ini dilakukan jika user dan manajemen belum memiliki waktu luang bersamaan karena kesibukan kerja sehingga perlu penjadwalan ulang wawancara kerja pada hari berbeda.

Metode wawancara kerja individu secara bertahap ini paling sering digunakan perusahaan karena dapat dilakukan seleksi kandidat lolos tahapan wawancara berikutnya. Selain itu penilaian terhadap kandidat akan lebih fokus karena jumlah kandidat semakin mengerucut. Pelamar kerja harus berjuang sehingga bisa sukses di setiap tahapan interview ini.

baca juga: Sukses Interview Tahap 1 Dengan HR dalam Proses Melamar Pekerjaan

2. Wawancara kerja berkelompok

Wawancara kerja berkelompok bertujuan untuk melihat kandidat tersebut dapat berinteraksi dengan orang lain. Wawancara kerja kelompok meliputi:
  • Wawancara kerja panel yaitu beberapa interviewer untuk 1 kandidat. Kunci sukses wawancara kerja panel adalah berikan perhatian merata terhadap semua panelis, berikan jawaban terstruktur dan berikan pertanyaan balik kepada setiap panelis.
  • Wawancara kerja bersama yaitu 1 interviewer mewawancarai beberapa kandidat secara bersamaan. Kunci sukses wawancara kerja bersama adalah jangan merasa terintimidasi oleh kandidat lain, lakukan riset tentang interviewer dan kandidat lain, siapkan beberapa pertanyaan balik, jangan mendominasi pembicaraan dan jadikan jawaban dari kandidat lain untuk memperkuat jawaban sendiri.
Cara menjawab pertanyaan interviewer ketika wawancara kerja
  1. Klarifikasi pertanyaan jika pertanyaan kurang dipahami
  2. Jujur
  3. Gunakan sudut pandang interviewer untuk menjawab pertanyaan yaitu tidak menggunakan istilah terlalu teknis
  4. Hindari topik tidak perlu
  5. Gunakan bahasa jelas dan padat
  6. Minta feedback
  7. Fokuskan jawaban pada kualifikasi dan ekspektasi perusahaan
Cara membuat jawaban pertanyaan interviewer ketika wawancara kerja

Gunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) ketika membuat jawaban pertanyaan interviewer mengenai studi kasus atau perilaku agar kalimat jawaban menjadi terstruktur:
  • Situation yaitu mendeskripsikan situasi pencapaian pekerjaan secara spesifik dan detil di tempat sebelumnya
  • Task yaitu mendeskripsikan tujuan yang ingin dicapai untuk mengubah situasi pada pekerjaan sebelumnya
  • Action yaitu mendeskripsikan secara spesifik langkah untuk menyelesaikan situasi masalah pada pekerjaan sebelumnya
  • Result yaitu mendeskripsikan hasil dari aksi sebelumnya.
Contoh jawaban pertanyaan interviewer menggunakan metode STAR tentang "bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi dalam pekerjaan Anda?"

Situation:
Saya bekerja sebagai production manager. Saya bertanggung jawab memastikan agar target output produksi tercapai sesuai schedule PPIC. Salah satunya dengan memastikan proses produksi tidak mengalami hambatan dari faktor man, machine, material, methode, measuruments dan mother nature. Sayangnya, pada tahun sebelumnya target kami tidak tercapai karena sekitar 15% dari output produksi menurun dari target sedangkan kapasitas produksi konstan sehingga pada annual report disampaikan penurunan gross profit dan kerugian menutupi biaya produksi.

baca juga: Mengukur Target dan Kapasitas Produksi

Task:
GM meminta mengembalikan output produksi ke posisi semula bahkan melebihinya agar terdapat pertumbuhan bisnis perusahaan. Saya diminta oleh GM saya untuk menghasilkan ide-ide baru yang bisa mengatasi permasalahan produksi mengembalikan kondisi perusahaan seperti sebelumnya, yaitu menaikan 15% output ini bahkan melebihinya terutama dalam masalah faktor 6M di proses produksi

baca juga: Analisa 6M untuk Mengatasi Permasalahan Dalam Proses Produksi

Action:
  1. Identifikasi masalah utama
  2. Mencari akar penyebab.
  3. Menentukan akar penyebab utama.
  4. Tindakan korektif akar penyebab lainnya
  5. Standarisasi
Dari tindakan - tindakan tersebut saya melihat bahwa terdapat potensi perbaikan utama dari sisi man power. Saya menghitung time base manual dari man power tidak mampu mengimbangi time base proses produksi secara keseluruhan sesuai yang telah ditetapkan maupun distandarkan dalam pencapaian output produksi.

Selanjutnya saya membuat standar cycle time ulang pada setiap lini prosuksi dan membuat beberapa improvement agar cyce time mampu mengimbangi target produksi. Berberapa improvement cycle time ini adalah abcd.......

baca juga: Analisa Cyce Time Untuk Meningkatkan Target Produksi

Result:
Dari apa yang telah saya dan tim saya lakukan, kami tidak hanya mencapai target mengembalikan 15% output tersebut. Tetapi saya juga bisa menghasilkan 10% output baru sehingga gross profit merusahaan meningkat. Selain itu, karena beberapa coaching yang saya lakukan ke bawah menyebabkan produktivitas stabil karena produktivitas sudah menjadi tanggung jawab bersama

baca juga: Cara Menghitung Gross Profit Agar Tahu Berapa Untung Perusahaan Anda

Berikut daftar pertanyaan umum saat wawancara kerja:
  1. Ceritakan tentang diri Anda!
  2. Apakah Anda memiliki pengalaman organisasi dan tanggung jawab apa yang dipegang?
  3. Bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi dalam pekerjaan Anda?
  4. Ceritakan pengalaman paling membuat Anda bangga.
  5. Gambaran diri Anda di masa depan.
  6. Bagaimana hubungan Anda dengan rekan kerja atau atasan sebelumnya?
  7. Apakah memiliki pengalaman memimpin?
  8. Apa yang diketahui tentang posisi ini?
  9. Kenapa perusahaan harus memilih Anda?
  10. Mengapa resign dari pekerjaan sebelumnya?
  11. Mengapa tertarik dengan perusahaan ini?
  12. Berapa gaji yang diharapkan?
  13. Apa kelemahan terbesar Anda?
  14. Apa kelebihan terbesar Anda?
  15. Dari mana mengetahui tentang lowongan ini?
  16. Kenapa menginginkan posisi ini?
  17. Ceritakan pekerjaan impian Anda.
  18. Adakah hobi atau kegiatan lain di luar pekerjaan?
  19. Menurut Anda, apa tiga kesamaan para pekerja terbaik?
  20. Ceritakan tentang keputusan terbesar yang Anda ambil dalam enam bulan terakhir
Beberapa pertanyaan ini sebaiknya tidak perlu ditanyakan saat wawancara kerja
  • Negosiasi gaji kecuali setelah diberikan penawaran kerja
  • Mengajukan pertanyaan tentang niat untuk tidak disiplin contohnya "apakah boleh datang telat ke tempat kerja?"
  • Mengajukan pertanyaan yang menunjukan kurang riset contohnya "siapa kompetitor perusahaan ini?"
  • Mengajukan pertanyaan konfrontasi contohnya "kenapa perusahaan ini memberhentikan banyak karyawan tahun lalu?"
Beberapa kesalahan saat wawancara kerja:
  • Tidak memiliki pengetahuan cukup karena kurang riset tentang perusahaan atau interviewer
  • Tidak melakukan kontak mata kepada interviewer sebagai tanda kurang percaya diri
  • Nada bicara terkesan offensive atau defensive
  • Terlalu banyak mencari alasan atas kejadian di masa lalu
  • Tampak lemas
  • Berbohong
Tindakan setelah selesai menjalani wawancara kerja

Dengan penuh perjuangan akhirnya selesai sudah wawancara kerja ini dan jangan sampai ketinggalan mengucapkan terima kasih kepada interviewer.

Lakukan follow up wawancara kerja dengan menanyakan hasilnya setelah sekitar seminggu sejak hari wawancara kerja ini dengan bertanya hasilnya kepada interviewer. Pastikan ketika menghubungi interviewer tersebut pada waktu tepat, tanpa berlebihan dalam bertanya, jangan terlalu sering dan tetap menjaga kesopanan.

Ketika menerima surat penawaran kerja maka jika diperlukan melakukan negosiasi gaji atau tangal bergabung jika dirasa bahwa hal itu belum sesuai keinginan. Ketika akan menolak penawaran kerja mungkin sudah terlebih dulu mendapatkan pekerjaan di perusahaan lainnya maka sampaikan penolakan tersebut secara sopan disertai ucapan terima kasih

Ketika menerima surat penolakan kerja, tetaplah tenang dan selalu semangat mendapatkan pekerjaan di tempat lainnya.

Contoh Menjadi Freelancer Agar Mendapat Penghasilan Tambahan

Freelancer adalah pekerja lepas yang bekerja agar mendapatkan tambahan penghasilan dan berikut contoh bagaimana menjadi seorang freelancer sehingga mendapat tambahan penghasilan diluar penghasilan tetapnya sebagai pekerja ataupun pemilik usaha tetap.

Berapa penghasilan tambahan seorang freelancer?

Ratusan ribu sampai puluhan juta rupiah per proyek. Tertarik? Mari lanjutkan membaca sampai tuntas.

Beberapa contoh bidang freelancer
  • Industri kreatif contohnya graphic designer, fotografer, content marketing, animator, videographer
  • Penulis contohnya penulis artikel, copy writer, content creator, blogging, riset, penulis buku (e-book) dan penerjemah
  • Asisten virtual contohnya admin support seperti input data dan balas email, customer service support misalnya admin online shop, sekretaris online
  • IT dan Teknologi contohnya programmer, web developer, android developer, data scientist, Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM)
  • Edukasi dan pelatihan contohnya guru les pribadi dan lembaga, online trainer dan instruktur kesehatan
  • Dan masih banyak lagi ...
Termasuk saya🙋 contoh seorang freelancer sebagai penulis artikel (content writer) seputarpabrik.com dan mendapatkan penghasilan tambahan diluar pekerjaan tetap dan lumayan untuk tambahan beli pulsa😃.

Bagaimana cara membuat situs agar bisa menulis artikel dan mendapatkan penghasilan tambahan?

Contoh situs ini, menggunakan platform blogger. Langkah membuatnya adalah:
  1. Buat blog dengan mendaftar pada blogger.com menggunakan akun google atau gmail
  2. Selanjutnya akan mendapatkan alamat situs abcd.blogspot.com
  3. Personalisasi tampilan blog bawaan blogger atau bisa menggunakan template gratisan maupun berbayar
  4. Jika ingin tampil lebih profesional, ganti domain blogspot ke TLD (Top Level Domain) yang bisa diperoleh dari penyedian domain misalnya dewaweb
  5. Buat artikel unik dan menarik
  6. Setelah jumlah artikel diatas 60 judul, daftarkan situs ke Adsense agar mendapatkan penghasilan dari iklan atau bekerja sama dengan sumber penghasilan lainnya sehingga situs bisa menghasilkan
Selain content writer sebagai contoh menjadi seorang freelancer, kita akan belajar menemukan tantangan menjadi seorang freelancer dengan mendapatkan proyek dari klien.

Selanjutnya pekerjaan freelancer kita sebut saja menggunakan kata "proyek" sedangkan si pemberi proyek sebut saja "klien"

5 Tipe freelancer:
  1. Independent contractor: bekerja di 1 bidang sama tetapi beragam proyek
  2. Moonlighter: bekerja lepas hanya sebagai sampingan pekerjaan tetap
  3. Diversivied worker: bekerja diberbagai bidang proyek dan klien berbeda
  4. Temporary worker: terikat pada suatu perusahaan dalam periode sesuai ketetapan kontrak sementara waktu
  5. Freelance business owner: memiliki bisnis sendiri sebagai sampingan diluar pekerjaan utama
3 Keuntungan menjadi freelancer
  1. Freelancer adalah bos, tentukan sendiri proyek sesuai pertimbangan pribadi
  2. Fleksibilitas waktu dan tempat
  3. Mendapat penghasilan tambahan diluar penghasilan tetap
  4. Sebagai penghasilan utama sementara waktu jika belum memiliki pekerjaan tetap misalnya terkena PHK dan hanya mengandalkan sisa pesangon.
baca juga: Perhitungan Uang Pesangon dan Uang Penghargaan Masa Kerja

Kerugian menjadi freelancer adalah belum ada jaminan jangka panjang serta jumlah pekerjaan bersifat dinamis dan terus berubah setiap waktu

Bagaimana cara mendapatkan klien?
  1. Melalui refferal seperti teman, keluarga, saudara dan perkumpulan
  2. Platform freelance
Disini kita menggunakan cara mendapatkan klien melaui platform freelance seperti projects.co.id, freelancer.co.id, sribulancer.com, freelancer.com, upwork.com, toptal.com, fiverr.com, 99designers.com dan sribu.com

Tersedia banyak proyek di platform freelance tersebut, tinggal matangkan persiapan sebelum terjun. Selanjutnya kita akan mencoba menjadi freelancer di projects.co.id sebagai contoh saja. Disini keanggotaan gratis selamanya juga banyak proyek tersedia.

Berikut langkah menjadi freelancer di projects.co.id:

Buka laman projects.co.id lanjut pendaftaran (gratis)

Pendaftaran hanya memerlukan waktu kurang dari 3 menit sampai mendapatkan akun aktif. Masukan alamat email aktif, user name dan tulis ulang captcha. Password awal dikirim ke alamat email dan sebaiknya segera ganti password baru. Tekan tombol Register.

Poin penting melengkapi profil di projects.co.id:
  • Pastikan nomor handphone sekaligus nomor WA karena pemberitahuan memenangkan bid serta perubahan nomor rekening melalui WA.
  • Keterangan skill ditulis minimal satu sesuai kemampuan
  • Lengkapi no rekening, atur berapa besar nilai nominal pengiriman secara otomatis ke rekening, misalnya minimal Rp.10.000 (hanya bank BCA dan CIMB Niaga) periode setiap minggu.
Ketika telah menyelesaikan proyek di projects.co.id, kapan uang diterima?

Sesuai sistem escrow projects.co.id guna menjamin keamanan freelancer, maka freelancer baru mulai bekerja setelah dana klien diterima 100% oleh projects.co.id. Setelah klien menerima 100% hasil kerja freelancer, saldo freelancer langsung bertambah, tinggal menarik saldo tersebut ke rekening bank secara manual melalui menu "My Finance" di menu "My Account" atau tunggu setiap hari Senin otomatis uang ditransfer ke rekening bank.

Selamat mencoba.👌

Cara mendapatkan klien menggunakan platform freelance tampaknya sangat mudah dilakukan tetapi sebenarnya terdapat suatu misteri penyebab hanya sedikit klien memberikan proyek sehingga penghasilan kurang maksimal walaupun telah memiliki portofolio serta pengalaman.

Penyebab ini diantaranya adalah:
  1. Tidak memiliki rating dan review
  2. Harga terlalu tinggi
  3. Pitching kurang
1. Tidak memiliki rating dan review

Tidak memiliki rating dan review di kolom profil plafform freelance menyebabkan hanya sedikit klien berani mengambil risiko merekrut seorang freelancer sehingga sangatlah penting memiliki rating dan review bagus dari para klien.

2. Harga terlalu tinggi

Persaingan diantara sesama freelancer sangat ketat berimbas pada nominal penawaran harga. Cermati secara seksama terhadap patokan harga agar memenangkan proyek klien .

3. Pitching kurang.

Mengirimkan sejumlah besar pitches pada beberapa klien tetapi malah merasa tertekan karena kurang mendapatkan balasan sehingga seringkali membuat freelancer berputus asa dan enggan mengirim proposal apapun selama berminggu-minggu tetapi hal seperti ini jangan sampai terjadi.

Freelancer harus tetap semangat, optimis dan membangun hubungan baik dengan klien seperti komunikasi efektif, do the best serta expres your gratitude yaitu tunjukan rasa terima kasih kepada klien

Tetaplah lakukan tindakan berikut untuk mendapatkan klien:
  1. Menyiapkan bahan proposal
  2. Mengirim proposal secara konstan
1. Menyiapkan bahan proposal

Proposal harus mendefinisikan layanan kemampuan freelancer secara profesional dan komprehensif sehingga membuat perasaan klien bakal menerima produk berkualitas tinggi.

Proposal harus menunjukkan bahwa tawaran sudah memahami kebutuhan, tujuan dan ide-ide klien, menawarkan klien alternatif terbaik dengan kualitas terbaik dan mempertimbangkan semua keinginan dan ide dari klien.

Keterlibatan klien sangat bermanfaat sehingga bisa memenuhi keinginan klien sebenarnya dan sepenuhnya layaknya pilosofi scrum pada penerapan di perusahaan.

baca juga: Menggunakan Scrum Sebagai Cara Ampuh Mengatasi Permasalahan Kompleks

Tips menulis proposal:
  • Ejaan dan proof reading. Sebagian besar pemeriksa ejaan non manusia kurang efektif maka lakukan sendiri.
  • Secara umum, klien akan setuju proposal digital tetapi baiknya selalu bertanya apakah mereka suka versi cetak.
  • Kertas. Jika klien suka versi cetak, gunakan kertas berkualitas tinggi dan perhatikan level kartrid printer untuk memastikannya terlihat bagus.
  • Gunakan template untuk semua penawaran agar mempermudah pembuatan berikutnya. Ini juga membantu untuk tetap lebih teratur dan menjaga agar branding konsisten.
  • Follow up klien potensial. Jika belum juga mendengar kabar dari mereka maka tulis email follow up serta telepon menanyakan apakah mereka telah membaca proposal dan beritahu mereka bahwa akan senang mendiskusikan apa pun yang mereka butuhkan.
  • Berikan informasi penting kepada klien, bukan hanya tentang menjual diri sendiri. Mungkin klien tidak dapat melihat kita secara fisik tetapi proposal ini adalah kunci untuk membuat kesan pertama.
2. Mengirim proposal secara konstan

Konsisten mengirimkan proposal terutama kepada klien potensial.

Menjadi freelancer memang bukan pekerjaan mudah dan instant serta harus menghadapai serangkaian masalah tetapi kesiapan mental dan ketekunan mampu mengatasi setiap permasalahan timbul seperti:
  1. Masalah keuangan
  2. Ide buntu
  3. Keterbatasan waktu bekerja
  4. Sulit mempromosikan diri sendiri
  5. Menaklukan klien
1. Masalah keuangan

Keuangan bisa menjadi bermasalah karena pemasukan tidak stabil dan tidak bisa diprediksi. Berikut tips mengatur keuangan:
  • Hindari melakukan pengeluaran sebelum pemasukan (fee) diterima
  • Tabung atau berinvestasi pada tools penunjang pekerjaan
2. Ide buntu

Kebuntuan ide bisa disebabkan oleh karena freelancer mengerjakan beberapa proyek sekaligus. Temukan inspirasi baru dalam berkarya melalui hal - hal sederhana misalnya browsing, cek media sosial atau diskusi

3. Keterbatasan waktu bekerja

Waktu beraktivitas fleksibel malah sering membuat freelancer sulit mengelola waktu bekerja dengan baik. Terapkan manajemen waktu agar tercipta work life balance sehingga waktu bekerja menjadi efektif sekaligus memiliki quality time bersama keluarga.

baca juga: Quality Time Atau Quantity Time Mana Yang Lebih Penting

4. Sulit mempromosikan diri sendiri

Freelancer tidak terikat pada perusahaan sehingga sulit melakukan promosi diri mendapatkan jenjang karir. Solusinya adalah bangun karakter diri (personal branding) dan perbanyak interaksi sosial

5. Menaklukan klien

Terutama klien yang sulit bekerja sama dan menyulitkan penyelesaian proyek tepat waktu. Berikut solusinya:
  • Buat perjanjian kesepakatan tertulis secara detail mengenai hak, kewajiban dan aturannya
  • Tetap berbuat baik dan profesional kepada klien, ucapkan minta tolong, terima kasih dan permohonan maaf jika dibutuhkan
  • Selalu berkomunikasi, biasakan membangun komunikasi hangat dan bermutu dengan klien agar membuka peluang proyek lainnya
Secara sederhana, seorang freelancer harus fokus pada poin berikut:
  1. Kemampuan teknis, kualitas pribadi dan komunikasi intrapersonal
  2. Area kemampuan unggul
  3. Kategori pekerjaan berdasarkan kemampuan unggulan, tujuannya agar tidak merugi dan selalu berkembang misalnya popularitas kategori pekerjaan dan nominal pemasukan.
  4. Profil dan pitch semenarik mungkin.
Bagaimana membuat profil dan pitch semenarik mungkin?

Profil:
  1. Tuliskan pengalaman untuk menunjukan kredibilitas
  2. Tunjukan hasil pekerjaan terdahulu kepada klien, bisa melalui link, screen capture karya, foto dan audio
  3. Tambahkan kontak pribadi agar memudahkan klien menghubungi
Pitch adalah proposal untuk menunjukan identitas diri dan kemampuan pribadi lalu dikirimkan kepada klien.
  1. Jelaskan identitas diri secara singkat dan padat
  2. Jelaskan kemampuan penyelesaian pekerjaan untuk membantu penyelesaian proyek klien
  3. Tuliskan kontak pribadi agar mudah dihubungi
Freelancer dapat menggunakan tools aplikasi membatu penyelesaian pekerjaannya diantaranya google calender, trello dan focus booster

baca juga: Aplikasi Android Ini Bisa Digunakan Sebagai Alat Bantu Dalam Meningkatkan Hasil Pekerjaan

Bagaimana cara menentukan harga kepada klien?
  1. Realistis berdasarkan jam, harian atau proyek dengan mempertimbangkan segala ongkos dan biaya pengerjaan pekerjaan tersebut.
  2. Perbandingan harga dengan produk / jasa serupa
  3. Identifikasi pengalaman, skill dan reputasi industri
  4. Lokasi geografis, contohnya pekerjaan sama tetapi dilakukan di Indonesia bisa diberi bayaran lebih rendah dari pada jika dilakukan di AS
  5. Industry subset, contohnya project design 3D memerlukan usaha dan bayaran lebih dibanding project design 2D
  6. Berdasarkan budget klien, ada 2 cara sederhana bagaimana mengetahui budget klien yaitu saat klien pertama kali bertanya tentang suatu proyek maka langsung ajukan serangkaian pertanyaan dan saat klien akan meminta penawaran harga rata-rata untuk suatu proyek tersebut.
Bagaimana cara membuat quotation dan penagihan kepada klien?

Quotation berbeda dengan proposal. Quotation adalah dokumen berisi harga produk atau layanan sedangkan proposal adalah dokumen persuasif dan mendalam yang mungkin klien belum sepenuhnya familiar dengan layanan yang diberikan.

Poin quotation:
  • Harga keseluruhan penyelesaian seluruh pekerjaan
  • Perincian harga masing - masing langkah pengerjaan
  • Timeline
  • Jadwal pembayaran dan metode freelance invoice
  • Ketentuan pembayaran lainnya seperti pembayaran berulang, perjanjian pembayaran kembali atau fee keterlambatan
Invoice adalah dokumen sebagai suatu bukti pembelian berisi jumlah pembayaran yang harus dibayar oleh klien. Invoice disebut juga nota pembayaran atau faktur dan bisa diperoleh online melalui software pembuat invoice seperti Paypal, LessAcounting, BlinkSale dan paper.id

Bagaimana caranya supaya klien mempercepat pembayarannya?
  • Buat perjanjian secara tegas dan jelas dengan setiap klien meliputi deadline pembayaran, output pekerjaan dan metode pembayaran
  • Buat sistem sederhana dan memudahkan
  • Jangan sungkan mengirim pengingat karena beberapa klien mungkin lupa terhadap invoice.
  • Tawarkan metode pembayaran fleksibel
  • Dalam proyek lebih besar pertimbangkan meminta uang muka atau uang setengah jalan
  • Jangan memberikan hasil final pekerjaan terlebih dulu sebelum dibayarkan

Menggunakan Scrum Sebagai Cara Ampuh Mengatasi Permasalahan Kompleks

Bagaimana cara menggunakan scrum sebagai cara ampuh mengatasi permasalahan kompleks mulai dari teori tentang scrum sampai implementasinya dalam bentuk menjalankan kegiatan scrum (scrum events) yang dilakukan oleh scrum team.

Mari kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan scrum? mengapa menggunakan scrum? kapan scrum digunakan? apakah yang dimaksud dengan permasalahan kompleks?

Scrum adalah suatu kerangka kerja untuk mengatasi permasalahan kompleks adaptif bertujuan meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan kinerja tim dan organisasi. Scrum bukan sebuah proses, teknik maupun metodologi karena scrum hanyalah sebuah kerangka kerja tempat berbagai macam proses maupun teknik di dalamnya (scrum guide).

Kata scrum digunakan para pemain rugby agar bersatu maju ke depan dan ini menjadi inspirasi tulisan Hirotaka Takeuchi dan Ikujiro Nonaka berjudul "new product development game" tahun 1986 diterbitkan Harvard Business Review. Mereka mengusulkan pengembangan produk baru berdasarkan analogi rugby tersebut yaitu saling mengover bola diantara para pemain sebagai suatu kesatuan tim.

Tahun 1990 scrum mulai digunakan menangani permasalahan kompleks dan tahun 1995 dikembangkan menjadi scrum guide oleh Jeff Shuterland dan Ken Schwaber dalam presentasi di konferensi objected oriented programming systems di Austin Texas.

Saat ini scrum menjadi kerangka kerja agile terpopuler di dunia berdasarkan Annual Agile State Report 2018

baca juga: 8 Alasan Menggunakan Agile

Dengan menggunakan scrum maka permasalahan kompleks akan teratasi karena scrum dirancang sebagai cara ampuh mengatasi permasalahan kompleks ini.

Apa sebenarnya yang dimaksud permasalahan kompleks?

Permasalahan komplek adalah zona masalah tingkat 3 dari urutan permasalahan paling ringan. Tingkatan zona masalah meliputi:
  1. Permasalahan sederhana
  2. Permasalahan rumit
  3. Permasalahan kompleks
  4. Permasalahan kacau
Berikut identifikasi keempat tingkatan zona permasalahan tersebut:

1. Permasalahan sederhana (simple problem)
  • Disini terdapat hubungan sebab akibat teridentifikasi cukup jelas dan mudah dilihat setelah dicermati sehingga jawaban dari permasalahan ini sudah pasti.
  • Adanya pola permsalahan berulang dan pemecahan masalah bisa diambil melalui history data dan stanarisasi.
  • Manajemen berbasis fakta yaitu kemudahan akses terhadap informasi dan fakta. Penanganan permasalahan melalui pendelagasian tugas sesuai PIC.
Pendekatan mengatasi permasalahan sederhana ini salah satu contohnya menggunakan analisa 6M.

baca juga: Analisa 6M untuk Mengatasi Masalah dalam Proses Produksi

2. Permasalahan rumit (complicated problem)
  • Membutuhkan analisis seorang ahli karena permasalahan rumit memerlukan penyelidikan terperinci agar mendapatkan beberapa opsi alternatif solusi.
  • Masalah masih dapat diprediksi lebih dominan, ketika menghadapi permasalahan rumit maka harus merasakan, menganalisa dan merespon suatu keputusan.
  • Manajemen berbasis fakta (sama dengan ciri pada permasalahan sederhana).
Pendekatan mengatasi permasalahan rumit salah satu contohnya menggunakan analisis SWOT.

baca juga: Menerapkan Analisis SWOT dan Fishbone Diagram Secara Terpadu

3. Permasalahan kompleks (complex problem)
  • Terdapat banyak masalah tanpa bisa diprediksi sehingga seringkali perencanaan saat ini belum tentu masih relevan dimasa mendatang.
  • Standarisasi maupun solusi yang tepat belum tentu bisa ditarik keluar sebagai "best practice" maupun "good practice". Misalnya solusi ini sesuai bagi A tetapi belum tentu cocok di B atau solusi sesuai di A saat ini tetapi belum tentu cocok di A dimasa mendatang.
  • Many competing ideas akibat banyaknya ide bermunculan manghadapai masalah tanpa bisa diprediksi sedangkan keputusan harus segera diambil.
4. Permasalahan kacau (chaos)
  • Sebab akibat sulit diketahui
  • Terjadi banyak pergolakan sehingga membutuhkan banyak keputusan
  • Tidak mempunyai cukup waktu mengikuti prosedur bisnis seperti biasanya.
Masalah kacau dapat disebabkan dari situasi perekonomian negara tidak pasti (resesi), pandemi penyakit, politik dan bencana global sehingga membutuhkan respons cepat dan perlu bertindak segera sebagai penyelamatan contohnya melakukan perampingan atau penghilangan DLC (Direct Labour Cost).

baca juga: Strategi Menurunkan Biaya DLC Agar Operasi Perusahaan Tetap Berjalan

Jika dipastikan bahwa saat ini ternyata sedang menghadapi permasalan kompleks pada tingkat 3 zona masalah maka gunakan scrum untuk mengatasinya. Untuk itu kita pahami dulu sekilas teori scrum sebelum implementasinya yaitu memahami tentang artefak scrum, pilar scrum dan nilai - nilai yang dijunjung oleh scrum.

3 Artefak Scrum

Artefak Scrum terdiri dari:
  1. Product backlog
  2. Sprint backlog
  3. Increment
1. Product backlog

Product backlog adalah daftar terurut seluruh fitur, fungsi dan kebutuhan yang diketahui hingga saat ini dan harus ada di suatu produk serta memiliki atribut deskripsi, estimasi dan nilai bisnis.

Product backlog merupakan living artifact yaitu artefak ini akan terus ada selama produknya masih ada dan akan terus bertambah karena diperbaharui sesuai kondisi dan kebutuhan market. Perubahan dalam kebutuhan bisnis, kondisi pasar atau teknologi akan merubah product backlog.

2. Sprint backlog

Sprint backlog adalah hasil dari sprint planning atas product backlog dari item terpilih untuk dikerjakan pada sprint saat ini berikut perencanaan mengantarkan increment mencapai sprint goal dan bersifat transparan serta menampilkan semua aktivitas development team.

Hanya development team yang dapat mengubah isi sprint backlog sepanjang sprint. Di setiap sprint, total sisa pekerjaan di sprint backlog dapat dijumlahkan.

3. Increment

Increment adalah manifestasi dari product backlog item yang diselesaikan dalam sprint dan total nilai bisnis increment dari semua sprint sebelumnya serta bisa di inspeksi. Setiap increment merupakan tambahan increment sebelumnya dan telah dipastikan sudah diuji secara seksama guna memastikan seluruh increment berfungsi secara satu kesatuan utuh.

Ketiga artefak scrum di atas harus transparan, jika tidak maka setiap pengambilan keputusan menjadi kurang dipercaya, nilai bisnis menurun dan resiko meningkat.

3 Pilar Scrum

Pilar scrum terdiri dari:
  1. Transparansi
  2. Inspeksi
  3. Adaptasi
1. Transparansi

Scrum team dapat mengakses semua informasi secara tranparan dalam proses development sehingga membantu perusahaan bergerak lebih cepat. Contohnya membuat visualisasi project menggunakan scrum board atau memastikan setiap tim mempunyai pemahaman sama tentang "definition of done" atas pengerjaan product increment.

menggunakan scrum sebagai cara ampuh mengatasi permasalahan kompleks

2. Inspeksi

Inspeksi adalah bersikap kritis terhadap pekerjaan dan bagaimana pekerjaan tersebut dilakukan. Pemahaman kritis disini bukan tentang menghakimi, berkomentar negatif dan menyalahkan orang lain tetapi menjadi kritis melihat sesuatu agar bisa memperbaikinya.

Inspeksi dilakukan pada artefak scrum dan process development.

3. Adaptasi

Adaptasi adalah membuat perubahan untuk memperbaiki masalah atau bereksperimen dengan peluang. Selama proses development sering kali terjadi perubahan prioritas baru, perubahan kepemimpinan atau hal lainnya sehingga mengganggu market dan berimbas terhadap pengerjaan produk.

Scrum team harus beradaptasi terhadap situasi baru dan memberikan produk relevan serta berharga kepada pelanggan secara langsung, berbeda dengan waterfall team karena mengalami kesulitan beradaptasi terhadap kenyataan baru.

baca juga: Menentukan Waterfall atau Agile Dalam Manajemen Proyek

5 Nilai Scrum

Scrum memiliki 5 nilai terdiri dari:
  1. Keberanian
  2. Fokus
  3. Komitmen
  4. Saling menghormati
  5. Keterbukaan
1. Keberanian
  • Keberanian tidak membangun produk tanpa diinginkan siapapun
  • Keberanian menerima requirement yang belum dan tidak akan pernah sempurna
  • Keberanian menerima kenyataan bahwa tidak ada rencana apapun dapat menangkap kompleksitas
  • Keberanian mempertimbangkan perubahan sebagai sumber inspirasi dan inovasi
  • Keberaniam tidak memberikan produk tanpa memenuhi definition of done
  • Keberanian membagikan semua informasi agar membantu tim dan organisasi
  • Keberanian mengakui bahwa tidak ada kesempurnaan
  • Keberanian berbagi resiko dan manfaat
2. Fokus

Ketika menghadapi permasalahan kompleks dan ketidak-pastian maka fokus menjadi kunci menyelesaikan sesuatu. Scrum team hanya fokus pada beberapa hal dalam 1 waktu sehingga dapat memberikan produk paling berharga lebih cepat.

3. Komitmen

Komitmen adalah dedikasi untuk bertindak secara totalitas dan bukan tentang hasil akhir.
  • Berkomitmen pada kesuksesan tim dan bersedia menciptakan tujuan realistis sesuai komitmen.
  • Berkomitmen melakukan yang terbaik mencapai sprint goal
  • Berkomitmen menerapkan prinsip agile dan menantang status quo
4. Saling menghormati

Saling menghormati dan menghargai perbedaan pendapat diantara anggota tim dan memberikan respect kepada stakeholder dengan tidak membangun fitur karena tidak akan digunakan siapapun serta memberikan respect kepada user dengan memperbaiki masalah mereka.

5. Keterbukaan

Keterbukaan pada pekerjaan, cara kerja dan tujuan dari yang dikerjakan. Scrum terbuka untuk berkolaborasi secara cross funtional untuk mendapatkan increment sesuai sprint goal. Scrum terbuka kepada para pemangku kepentingan supaya berbagi feedback satu sama lain dan terbuka pada setiap perubahan.

baca juga: 4 Nilai dan 12 Prinsip Agile

Demikian sekilas uraian teori scrum meliputi artefak scrum, pilar scrum dan nilai yang dijunjung scrum. Selanjutnya setelah memahami sekilas teori scrum maka saatnya implementasi menggunakan scrum sebagai cara ampuh mengatasi permasalahan kompleks.

Implementasi scrum meliputi pembentukan stuktur scrum team dan penerapan acara - acara scrum (scrum evens).

Scrum Team

Scrum team bersifat self organized dan cross functional serta mengoptimalkan fleksibilitas, kreativitas dan produktivitas.

Scrum team terdiri dari:
  1. Product owner
  2. Scrum master
  3. Development team.
1. Product owner

Product owner adalah mini CEO sehingga harus memiliki otoritas dan dukungan manajemen untuk memimpin upaya menyelaraskan keperluan pemangku kepentingan dan pengembangan produk. Product owner harus seseorang dapat dipercaya untuk menggunakan anggaran secara efektif.

Klasifikasi seorang product owner:
  • Memiliki pemahaman mendalam tentang pelangan, pasar dan bisnis
  • Memiliki kemampuan negosiasi dan komunikasi dengan scrum team dan semua stakeholder
  • Visioner
Tugas dan tanggung jawab product owner:
  • Menyampaikan isi product backlog
  • Mengurutkan product backlog agar mencapai tujuan dan misi
  • Mengoptimalkan nilai bisnis pekerjaan development team
  • Memastikan product backlog terlihat transparan dan jelas oleh semua pihak dan menampilkan pekerjaan scrum team selanjutnya
  • Memastikan development team memahami item backlog
2. Scrum master

Scrum master adalah seorang servant leader, melayani product owner, development team dan organisasi.

Tugas scrum master adalah:
  • Memperkenalkan dan mendukung penggunaan scrum sesuai scrum guide
  • Membantu untuk memahami teori, praktik, aturan dan nilai-nilai scrum. Scrum master merupakan coach dan mentor bagi scrum team.
Tanggung jawab dalam melayani product owner:
  • Memberikan coaching bagaiman product owner mengelola product backlog
  • Memastikan komunikasi antara product owner dan development team berjalan baik sehingga semua product backlog dapat dipahami oleh development team
  • Memfasilitasi scrum events
  • Memastikan tujuan ruang lingkup produk dapat dipahami semua anggota scrum team
  • Menemukan teknik paling efektif untuk mengelola product backlog
  • Membantu scrum team untuk memahami product backlog secara jelas dan padat
  • Memahami perencanaan produk di dalam lingkungan empiris
  • Memastikan product owner memahami cara mengelola product backlog
  • Memahami dan mempraktikan agility
Tanggung jawab dalam melayani development team:
  • Membimbing development team agar menjadi self organized
  • Membantu development team agar menghasilkan produk bernilai bisnis tinggi
  • Menghilangkan hambatan pekerjaan
  • Memfasilitasi scrum events
  • Memberikan coaching
Tanggung jawab dalam melayani organisasi:
  • Menjadi agile champion bagi organisasi dalam menggunakan scrum
  • Membuat perencanaan tentang menggunakan scrum dalam organisasi
  • Membantu organisasi memahami dan menggunakan scrum serta melakukan pengembangan produk secara empiris
  • Membuat perubahan sehingga meningkatkan produktivitas scrum team
  • Bekerja dengan scrum master lainnya untuk meningkatkan efektivitas penggunaan scrum
3. Development team

Karakteristik development team
  • Self organize
  • Cross functional
  • Tidak mengenal jabatan bagi anggota development team
  • Akuntabilitasnya milik seluruh anggota
Setelah struktur scrum team terbentuk sebagai tahapan awal implementasi scrum, langkah berikutnya menerapkan semua acara scrum (scrum events) sebagai bentuk nyata implementasi menggunakan scrum sebagai cara ampuh mengatasi permasalahan kompleks.

5 Scrum Events

Scrum memiliki event wajib untuk mengurangi meeting diluar scrum. Acara ini dilakukan secara rutin dengan batasan waktu tertentu yang disebut timebox. Durasi timebox pada scrum events yang telah dimulai tidak dapat diubah.

Scrum event terdiri dari:
  1. Sprint
  2. Sprint Planning
  3. Daily Scrum
  4. Sprint Review
  5. Sprint Retrospective
1. Sprint

Sprint adalah wadah dari semua scrum events. Sprint memiliki durasi tetap selama proses pengembangan produk. Selama sprint berlangsung terdapat beberapa proses mulai dari sprint planning, daily scrum, development, sprint review dan sprint retrospective.

Selama sprint berlangsung maka:
  • Tidak boleh ada perubahan requirements karena akan mengganggu sprint goal
  • Kualitas produk tidak boleh menurun
  • Setiap ada hal baru yang dipelajari, scope dapat diklarifikasi dan dinegosiasi ulang antara product owner dan development team.
Setiap sprint bisa dianggap sebagai sebuah proyek berdurasi tidak lebih dari 1 bulan untuk mencapai sebuah tujuan.

Sprint dapat dibatalkan sebelum timebox berakhir oleh product owner jika tujuan perusahaan, pasar atau teknologi berubah. Kenyataannya pembatalan sprint jarang dilakukan karena durasinya singkat. Tetapi jika sprint tetap dibatalkan maka semua product backlog item yang tuntas akan ditinjau ulang

2. Sprint planning

Sprint planning adalah perencanaan scrum team mengenai pencapaian tujuan dalam sebuah sprint dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut. Perencanaan ini dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh anggota scrum team dalam waktu maksimal 8 jam.

Input sprint planning:
  • Product backlog
  • Kapasitas team
  • Retrospective action plan
Ouput sprint planning:
  • Sprint goal, yaitu objective yang akan dicapai selama sprint melalui implementasi product backlog dan menyediakan panduan bagi development team mengembangkan increment. Sprint goal menjadi panduan bagi development team untuk menjawab pertanyaan mengapa mereka mengembangkan increment.
  • Sprint backlog, yaitu product backlog item terpilih untuk sprint
Sebelum sprint planning berakhir, development team harus menjelaskan cara kerja mereka sebagai self organized mencapai sprint goal pada product owner dan scrum master.

3. Daily scrum

Daily scrum adalah pertemuan wajib internal development team setiap hari dengan timebox maksimal 15 menit. Daily scrum dilakukan di waktu dan tempat sama setiap harinya untuk mengurangi kompleksitas.

3 pertanyaan populer pada daily scrum untuk membantu development team mencapai sprint goal tetapi bukan merupakan suatu format baku:
  • Apa yang dikerjakan kemarin?
  • Apa yang dikerjakan hari ini?
  • Apakah ada hambatan yang mengganggu?
Development team menggunakan daily scrum untuk:
  • Menginspeksi perkembangan pekerjaan menuju sprint goal
  • Menginspeksi tren perkembangan penyelesaian pekerjaan di sprint backlog
Manfaat daily scrum:
  • Meningkatkan kualitas komunikasi
  • Mengeliminasi pertemuan - pertemuan lain
  • Mengidentifikasi hambatan
  • Menyoroti dan mendukung pengambilan keputusan secara cepat
  • Meningkatkan tingkat pengetahuan development team
Daily scrum merupakan kunci pertemuan inspeksi dan adaptasi.

Scrum master dan product owner tidak wajib hadir tetapi scrum master wajib memastikan development team melakukan daily scrum dan dilakukan dengan benar

Daily scrum adalah salah satu sarana untuk mengidentifikasi hambatan bukan meeting mencari solusi masalah panjang. Development team melakukan inspeksi terhadap sprint backlog

Daily scrum tidak harus dilakukan berdiri tetapi sebaiknya dilakukan pada waktu dan tempat sama untuk mengurangi kompleksitas. Development team sebaiknya membuat kesepakatan bersama agar bisa menghormati dan disiplin dalam menjalankan daily scrum

Nilai lebih bila scrum master turut berpartisipasi saat daily scrum:
  • Memfasilitasi development team yang masih awam terhadap daily scrum
  • Memfasilitasi agar development team secara self organized dapat menentukan sendiri kesepakatan bersama
  • Berjalan sesuai timebox
  • Lebih valuable dalam menginspeksi sprint backlog
  • Menjaga efektivitas daily scrum
  • Hambatan yang tidak bisa diselesaikan oleh development team dapat segera diketahui dan ditindak lanjuti.
  • Mencegah daily scrum menjadi diskusi problem solving
Nilai lebih bila product owner turut berpartisipasi saat daily scrum:
  • Menjelaskan ke development team jika ada kebutuhan klarifikasi mengenai requirements dan sprint goal
  • Menginfokan jika ada tambahan atau perubahan
  • Membatalkan sprint jika sprint goal sudah usang
4. Sprint Review

Sprint review adalah scrum event antara scrum team dan stakeholder untuk menginspeksi increment. Sprint review memiliki timebox 4 jam dilakukan pada akhir sprint dan sebelum sprint retrospective.

Presentasi increment dilakukan guna mendapatkan umpan balik dan mengembangkan kemampuan kolaborasi. Hasil sprint review adalah revisi product backlog dan menjabarkan product backlog item di sprint berikutnya.

Tahapan sprint review:
  • Product owner mengundang stakeholder dan scrum team.
  • Product owner menyampaikan kepada stakeholder mengenai backlog belum selesai dan sudah selesai
  • Development team menyampaikan presentasi dan tanya jawab mengenai hasil increment
  • Bersama -sama melihat kondisi market terkini dan mempertimbangkan apakah cukup baik merilis increment.
  • Stakeholder dan scrum team berkolaborasi memberikan input pada sprint selanjutnya.
5. Sprint Retrospective

Sprint retrospective adalah scrum event terakhir scrum team setiap akhir sprint untuk evaluasi team meliputi kinerja man power, proses dan alat serta membuat perencanaan peningkatan di sprint berikutnya. Sprint retrospective dilakukan setelah sprint review dan sebelum sprint planning berikutnya paling lama 3 jam.

7 Langkah Mendirikan PT Sampai Mendapatkan Izin Usaha

PT (Perseroan Terbatas) didirikan melalui 7 langkah mendirikan PT sampai mendapatkan izin usaha dan dibuat berdasarkan perjanjian tertulis dalam akta notaris berbahasa Indonesia. Berikut 7 langkah mendirikan PT:

7 langkah mendirikan pt sampai mendapatkan izin usaha

1. Nama PT

Langkah pertama mendirikan PT adalah mengajukan permohonan nama PT disampaikan secara online di AHU (Administrasi Hukum Umum) Dirjen Administrasi Hukum Umum bertujuan memastikan bahwa nama PT sudah memenuhi persyaratan PP No. 43 tahun 2011:
  • Ditulis dengan huruf latin
  • Belum dipakai oleh PT lain
  • Tidak bertentangan dengan ketertiban umum / kesusilaan
  • Tidak sama/mirip dengan nama lembaga negara, lembaga pemerintah dan lembaga internasional kecuali atas seizin lembaga bersangkutan
  • Nama PT bukan berupa angka atau rangkaian huruf tanpa membentuk kata
  • Nama PT bukan mengartikan PT maupun badan usaha lainnya
  • Tidak menggunakan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha sebagai nama PT
Menteri memberikan persetujuan terhadap nama PT paling lambat 3 hari setelah tanggal pengajuan. Nama PT yang telah disetujui ini selanjutnya dimasukan pada anggaran dasar PT

2. Anggaran Dasar PT

Langkah mendirikan PT kedua adalah menyusun anggaran dasar PT sebagai salah satu akta pendirian PT, sekurang-kurangnya anggaran dasar PT ini harus memuat beberapa hal dibawah ini (UU PT pasal 15):
  • Nama dan tempat kedudukan
  • Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
  • Jangka waktu berdiri
  • Jumlah modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor
  • Jumlah saham, klasifikasi saham dan jumlah saham tiap klasifikasi
  • Susunan jabatan termasuk menampikan berapa jumlah direksi dan komisaris
  • Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS
  • Pengaturan bagaimana untuk mengangkat, mengganti, memberhentikan anggota direksi dan komisaris
  • Tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen
  • Identitas lengkap pendiri atau nomor dan tanggal keputusan menteri mengenai pengesahan badan hukum
  • Identitas lengkap anggota direksi dan dewan komisaris pertama kali diangkat
  • Nama pemegang saham, rincian jumlah saham dan nilai nominal saham ditempatkan dan disetorkan
Modal PT terbagi menjadi 3 bagian yaitu modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetorkan.
  • Modal dasar adalah akumulasi dari seluruh nilai nominal saham PT. Jumlahnya disepakati diantara para pendiri namun untuk kegiatan usaha tertentu dapat ditetapkan minimum modal dasar lebih besar oleh UU yang mengatur kegiatan usaha tersebut. Paling sedikit 25% dari modal dasar harus ditempatkan atau disetor penuh.
  • Modal ditempatkan adalah modal atau saham yang telah diambil oleh pendiri / pemegang saham untuk dilunasi.
  • Modal disetorkan adalah semua saham masuk kas PT karena saham tersebut sudah dilunasi.
3. Tempat kedudukan domisili PT

Langkah mendirikan PT ketiga adalah menetapkan tempat kedudukan domisili. PT sebagai suatu badan hukum harus memiliki domisili dan alamat jelas di wilayah Indonesia. Jika modal PT terbatas dan kesulitan menyewa tempat / gedung bisa diatasi dengan menyewa virtual office dengan harga akan lebih murah.

4. Maksud dan tujuan kegiatan usaha PT

Maksud dan tujuan kegiatan usaha PT harus disesuaikan berdasarkan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) agar tercipta keseragaman definisi dan klasifikasi lapangan usaha.

5. Menentukan bidang usaha sesuai KBLI

Pengelompokan kegiatan ekonomi ke dalam KBLI sangat penting untuk keseragaman konsep, definisi dan klasifikasi lapangan usaha sesuai Perka BPS No.17 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan kepala BPS No.95 tahun 2015 tentang KBLI.

6. Pengajuan pengesahan badan hukum PT kepada menteri

Paling lambat 60 hari sejak tanggal akta pendirian ditanda-tangani, para pendiri atau notaris mengajukan permohonan kepada Menteri secara online

7. Izin usaha

Langkah mendirikan PT terakhir adalah memperoleh izin usaha melalui OSS (Online Single Submissions). OSS adalah penyelenggara sistem pemberian perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

Maksud terintegrasi adalah menyatukan proses menjadi satu kesatuan sehingga mempercepat pelaksanaan kegiatan usaha dari pelaku usaha. Dengan OSS maka pelaku usaha tidak perlu mengurus legalitas badan usahanya secara manual dan terpisah seperti TDP (Tanda Daftar Perusahaan), SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), SKDP (Surat Keterangan Domisili Perusahaan) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Tahapan memperoleh perizinan melalui sistem OSS:
  • Pendaftaran: buka laman oss.go.id dan lakukan pendaftaran, aktivasi akun dan selanjutnya akan memperoleh NIB (Nomor Induk Berusaha) berupa 13 digit angka yang juga berlaku sebagai TDP, API (Angka Pengenal Import) dan akses kepabeanan.
  • Pemberian izin usaha: lembaga OSS akan menerbitkan izin usaha setelah menerbitkan izin lokasi, izin lokasi perairan, izin lingkungan dan izin mendirikan bangunan
  • Pemberian izin komersial / operasional: diberikan untuk melakukan kegiatan komersial atau operasional berupa standar, sertifikat, izin ekspor impor, lisensi atau pendaftaran barang/jasa.
baca juga: 4 Alasan Memilih PT Sebagai Badan Usaha

Itulah 7 langkah mendirikan PT sampai mendapatkan izin usaha. Bagi pemilik CV tetapi ingin merubahnya menjadi PT bisa dilakukan melalui langkah berikut:

1. Revaluasi aset
Lakukan revaluasi aset melalui akuntan publik independen untuk audit seluruh kekayaan CV. Setelah diketahui berapa besar total aset CV maka aset tersebut dianggap sebagai setoran modal para persero CV ke dalam PT

2. Iklan di surat kabar nasional
Menayangkan iklan di surat kabar nasional mengenai rencana perubahan status CV menjadi PT sekaligus mengumumkan pula neraca hasil audit atas total aset CV. Tujuan iklan ini untuk memberi tahu kepada publik dan para kreditor bahwa hak dan kewajiban CV tersebut telah beralih kepada PT

3. Mendirikan PT
Pemilik CV membuat akta pendirian PT yang menerangkan bahwa para persero dari CV mendirikan PT dengan menyetorkan seluruh kekayaan dari CV yang sudah diaudit ke dalam kekayaan PT. Selanjutnya mendirikan PT mengikuti 7 langkah mendirikan PT sampai mendapatkan izin usaha seperti telah dijelaskan di atas.

4 Alasan Memilih PT Sebagai Badan Usaha

PT (Perseroan Terbatas) merupakan badan usaha paling populer karena 4 alasan berikut sehingga sebagian besar start up company memilih PT sebagai badan usaha dibandingkan bentuk badan usaha lainnya di Indonesia.

4 alasan memilih pt sebagai badan usaha

Berikut 4 alasan memilih PT sebagai badan usaha:

1. Modern

Alasan pertama memilih PT sebagai badan usaha adalah PT merupakan badan usaha modern yaitu memiliki kejelasan dalam hal tugas dan wewenang diantara organ - organ PT dibandingkan badan usaha lainnya.

Badan usaha adalah setiap bentuk usaha bersifat tetap dan terus menerus, didirikan, bekerja serta berkedudukan di wilayah negara Indonesia bertujuan memperoleh laba, baik oleh orang per seorangan maupun badan usaha berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum.

Bentuk badan usaha di Indonesia terdiri dari badan usaha berbentuk badan hukum contoh perseroan terbatas dan koperasi dan badan usaha bukan berbentuk badan hukum contoh usaha perseorangan, firma, persekutuan perdata dan persekutuan komanditer.

Kembali pada alasan memilih PT sebagai badan usaha karena PT lebih modern dan terdapat organ - organ PT meliputi direksi, komisaris dan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Tugas dan wewenangnya masing-masing organ PT tertuang dalam anggaran dasar perseroan

Direksi menjalankan roda perseroan, komisaris mengawasi serta memberi nasihat kepada direksi dan RUPS memiliki kewenangan eksklusif

2. Badan hukum

Alasan kedua memilih PT sebagai badan usaha adalah status PT berbentuk badan hukum yang dilindungi secara hukum. Tanggung jawab PT terhadap pihak ketiga melekat pada PT sebagai badan hukum sedangkan para pemegang saham hanya bertanggung jawab sebesar sahamnya.

Berikut perbedaan antara badan usaha berbentuk badan hukum dan badan usaha bukan berbentuk badan hukum:

Badan usaha berbentuk badan hukum:
  1. Subyek hukum dari perusahaan terpisah dari pendiri maupun pemegang saham. Permodalan terpisah dari harta pribadi sendiri. Perusahaan dapat digugat atau menggugat secara hukum
  2. Prosedur pendirian wajib mendapat pengesahan dari pemerintah terhadap akta pendirian dan anggaran dasarnya.
  3. Harta kekayaan badan usaha terpisah dari harta kekayaan pribadi
  4. Pertanggungjawaban pendiri atau pemegang saham hanya sebatas modal penyertaannya.
Kategori badan usaha berbentuk badan hukum adalah Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi

baca juga: Langkah Pertama Mendirikan Koperasi Di Tempat Kerja

Badan usaha bukan berbentuk badan hukum
  1. Subyek hukum melekat pada pendiri atau pengurus bukan badan usaha. Permodalan bercampur dengan harta pribadi. Perusahaan tidak dapat digugat maupun menggugat hukum kecuai pada pendiri atau pengurusnya.
  2. Prosedur pendirian tidak memerlukan prosedur formal cukup didirikan dibawah akta notaris dan didaftarkan di kepaniteraan pengadilan negeri setempat
  3. Harta kekayaan tidak ada pembatasan jelas antara harta kekayaan pribadi pendiri dengan harta kekayaan badan usaha.
  4. Pertanggung-jawabannya sampai pada harta pribadi pendiri
Kategori badan usaha bukan berbentuk badan hukum:
  • Perusahaan Perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh 1 orang, memiliki kewenangan sepenuhnya dalam mengelola perusahaan tanpa keterlibatan orang lain. Contohnya penjual bakso dan sebagainya
  • Persekutuan Perdata (Maatschap) adalah persekutuan 2 orang atau lebih sehingga terjalin ikatan dalam persekutuan bertujuan membagi keuntungan yang terjadi karenanya. Contohnya persekutuan profesi
  • Firma adalah suatu perseroan yang didirikan untuk melakukan suatu usaha dibawah 1 nama bersama.
  • Persekutuan komanditer (CV) adalah persekutuan 2 orang atau lebih yang bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit, 1 atau beberapa orang sebagai sekutu menyerahkan modal dan sekutu lainnya menjalankan perusahaan. Terdiri dari persero aktif yang memimpin dan menjalankan perusahaan dengan tanggung jawab modal sampai pada harta kekayaan pribadi serta persero aktif yang menyerahkan modal dengan pertanggung-jawaban sebatas modal penyertaan.
PT lebih memudahkan investor untuk memberikan investasinya kepada perusahaan karena investasi pada umumnya berbentuk penyertaan modal dalam bentuk saham pada PT tersebut.

Nilai saham bersifat fluktuatif bergantung pada nilai perusahaan semakin tinggi nilai perusahaan maka semakin tinggi juga nilai sahamnya dan hal ini akan menarik investor lain untuk menyertakan modalnya pada PT tersebut

3. Tanggung jawab pemegang saham terbatas

Alasan ketiga memilih PT sebaga badan usaha adalah pemegang saham tidak bertanggung jawab secara pribadi atas tindakan PT dan perikatan yang dilakukan PT apabila melebihi saham yang dimiliki oleh masing - masing pemegang saham.

Besaran modal PT paling sedikit 50 juta rupiah dengan minimum 25% wajib ditempatkan dan disetorkan penuh saat pendirian. Regulasi pemerintah terbaru sebagai insentif pemerintah mendorong start up yaitu merevisi menjadi besaran modal ditentukan berdasarkan kesepakatan para pendiri dan disetor paling sedikit 25% yang dibuktikan dengan bukti penyetoran sah

4. Kejelasan

Alasan terakhir memilih PT sebagai badan usaha adalah kejelasan pemisahan harta kekayaan pribadi pemegang saham dan harta kekayaan PT itu sendiri

PT merupakan persekutuan modal, memiliki fungsi ekonomi dan komersial serta didirikan berdasarkan perjanjian, lahirnya harus melalui pengesahan pemerintah namun tidak mendapatkan fasilitas dari negara, kekuasaan tertinggi PT ditentukan melalui RUPS, dipimpin oleh direksi, pemilik saham memiliki tanggung jawab sebesar modal penyertaan dan keuntungan dalam bentuk dividen.

4 alasan di atas menjadikan sebagian besar start up memilih PT sebagai badan usaha untuk menjalankan kegiatan usahanya, namun demikian terdapat kekurang PT diantaranya pendirian membutuhkan biaya besar, proses pendirian cenderung lebih rumit, ada kemungkinan pemegang saham menganggap PT merahasiakan keuntungan dan PT dikenakan pajak